اَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ وَجَمِيعِ سَخَطِكَ
“Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya kenikmatan yang telah Engkau berikan, dari berubahnya kesehatan yang telah Engkau anugerahkan, dari siksa-Mu yang datang secara tiba-tiba, dan dari segala kemurkaan-Mu.” (HR. Muslim)
Dengan begitu, selalu memohon perlindungan kepada Allah dari keburukan Allah adalah salah satu cara cerdas agar kita terhindarkan dari berbagai macam amal yang buruk dalam kehidupan kita. Amal buruk tidak perlu niat yang tulus dari dalam hati seseorang, sering kali kita melakukannya karena terbawa arus atau keadaan yang terpaksa. Sebab itulah jauh sebelum kita terbawa, terpaksa atau memang ada kemauan melakukan amal buruk tersebut, kita minta pertolongan Allah untuk terus menjaga kita dari keburukan amal tersebut.
